Sabtu, 28 Februari 2009

Indoneia siap menjadi negara Bioethanol

melihat dari kebutuhan dan kemampuan daya saing manusia Indonesia, mustinya indonesia mampu menjadi negara penghasil Bioethanol terbesar diunia........

Sabtu, 31 Januari 2009

peserta pelatihan bioethanol tangerang


ivan aries beserta peserta pelatihan bioethanol di tangerang

Kamis, 08 Januari 2009

MENGENAL TANAMAN AREN INDONESIA

Aren (Arnga pinnata Merr) adalah salah satu keluarga palma yang serbaguna, dapat tumbuh pada ketinggian 0-1500 meter di atas permukaan laut. Sekalipun lebih dikenal sebagai tanaman hutan, aren telah mulai dibudidayakan secara baik oleh suku Batak Toba sejak awal tahun 1900. Tanaman ini tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia pada berbagai kondisi agroekososistem. Penyebaran pertumbuhan aren umumnya berlangsung secara alamiah. Di beberapa tempat, terutama yang memiliki kebiasaan membuat gula atau mengonsumsi minuman beralkohol, aren sudah sering ditanam secara sengaja, meskipun umumnya sebagai tanaman pinggiran atau tanaman sela di antara tanaman pepohonan yang sudah ada. Meskipun para petani penderes mengakui bahwa gula yang dihasilkan dari nira aren sangat menolong ekonomi mereka, perhatian pemerintah terhadap upaya pengembangan tanaman ini sangat terbatas dan tidak konsisten. Hal yang sama dijumpai pada lembaga-lembaga penelitian, penelitian tanaman aren umumnya dilakukan secara insidentil.

BIOETHANOL DARI AREN INDONESIA

Tanaman aren merupakan salah satu tanaman hutan/perkebunan yang memiliki fungsi sebagai sumber pendapatan dan tanaman konservasi tanah dan air. Tanaman aren di Sulawesi Utara pada umumnya masih tumbuh liar dan hanya sebagian kecil yang telah ditanam pada daerah aliran sungai atau jurang. Luas areal pertanaman aren di Sulawesi Utara hingga tahun 2004 mencapai 2.942 ha yang tersebar di 7 kabupaten dan 44 kecamatan. Peluang pengembangan dan perluasana areal penanaman baru di Sulawesi Utara masih dapat dilaksanakan. Disampig itu dilaksankan intensifikasi untuk beberapa areal pertanaman yang masih belum teratur pola tanamnya. Peluang pengembangan produk tanaman aren dilakukan dengan cara-cara seperti optimalisasi produk, penggunaan teknologgi dan pengembangan pasar. Jenis produk yang potensial dan mempunyai peluang export adalah alkohol teknis, gula semut, gula merah, alkohol untuk bahan bakar dan minuman beralkohol. Kondisi iklim dan tanah Sulawesi Utara sebagian besar sangat besar sangat sesuai dengan syarat tumbuh aren.

Berdasarkan data lapangan yang ada, diperkirakan terdapat 300-400 pohon per ha, dimana jumlah tanaman yang produktif antara 100-150 pohon per ha dengan perkeiraan jumlah nira rata-rata 25 liter/pohon/hari atau 11/032.500 liter perhari apabila dikonversi ke ethanol setara dengan 735.500 liter perhari atau 264.780.000 liter ethanol pertahun.

Sabtu, 03 Januari 2009

Selasa, 30 Desember 2008

PESAWAT BERBAHAN BAKAR BIOETHANOL INDONESIA

WELLINGTON, SELASA- Sebuah pesawat bermesin jet yang sebagian di antaranya menggunakan bahan bakar nabati berhasil terbang selama dua jam penuh, Selasa (30/12). "Uji coba penggunaan biofuel itu dimaksudkan untuk mengurangi emisi gas buang pesawat dan menekan biaya," kata sumber di Air New Zealand.
Dalam uji coba itu, sebuah mesin Boing 747-400 digerakkan dengan bahan bakar campuran antara minyak jarak (jatropha) dan bahan bakar standard jet jenis A1 (avtur) dengan komposisi 50:50.
Melambungnya harga bahan bakar minyak bumi sepanjang tahun 2008 lalu memaksa banyak perusahaan penerbangan harus mencari alternatifi baru untuk bahan bakar pengganti. Apalagi, tahun ini sampai tahun depan juga terjadi penurunan jumlah perjalanan akibat pelambatan perekonomuan global menyusul krisis keuangan global.
Sejauh ini pihak Air New Zealand belum bisa memberikan angka pasti penghematan oleh penggunaan campuran avtur dan bahan bakar nabati, karena itu belum diproduksi secara komersial. Akan tetapi, juru bicara perusahaan penerbangan ini, Tracy Mills memperkirakan penggunaan campuran bahan bakar itu akan kompetitiv dari sisi harga.
Selama ini biofuel diperlakukan secara khusus untuk tidak dicobakan pada dunia penerbangan karena akan membeku pada suhu rendah ketika pesawat sedang menjelajah ketinggian. Akan tetapi, uji coba menunjukkab bahwa jatropha mempunyai titik beku lebih rendah dibandingkan minyak jet.
Chief Executive Air New Zealand Rob Fyfe menyebut penerbangan uji coba itu sebagai tonggak sejarah penting bagi dunia penerbangan komersial. "Hari ini merupakan moment penting sejarah penerbangan. Kami berada pada tahap awal pengembangan sustainable fuel," katanya seusi penerbangan uji coba.
Ditambahkannya, Air New Zealand akan menjadi penerbangan paling ramah lingkungan di dunia. Sebab, penerbangan ini merupakan yang pertama menggunakan jatropha sebagai campuran bahan bakar.
Pada bulan Februari lalu, Boing dan Virgin Atlantic mencoba terbang dengan menggunakan campuran bahan bakar A1 dan minyak sawit, tetapi penerbangan itu mendapat kritik dari banyak aktivis lingkungan, mengingat sawit tidak bisa diproduksi dalam jumlah sangat besar untuk kepentingan penerbangan.
Biofuel sebenarnya mengeluarkan emisi karbon sama banyaknya dengan kerosin yang menjadi bahan bakar pesawat selama ini. Akan tetapi, jatropha yang merupakan tanaman tropis itu mampu menyerap separuh carbon yang dilepaskannya.
Biofuel sebenarnya bisa diproduksi dari banyak jenis tanaman, tetapi perdebatan masih terus berlangsung berkait dengan banyak kepentingan. Ethanol yang dihasilkan dari jagung, misalnya, disebut-sebut memicu kenaikan harga pangan, karena banyak jagung kemudian dijual ke industri biofuel, sehingga pasokan untuk pangan berkurang.
Sebaliknya dengan jatropha, kata Mills, bisa ditanam di lahan kritis sekali pun, sehingga tidak perlu dipertentangkan dengan produksi pangan. "Ethanol adalah generasi pertama biofuel, sedangkan jatropha generasi kedua," kata Mills.
35.000 kaki
Uji coba penerbangan biofuel itu dilakukan dari Bandara Internasional Auckland. Pesawat lepas landas dengan power penuh dan kemudian menjelajah ketinggian 35.000 kaki (10.600 meter). Kru pesawat telah menset semua peralatan untuk membaca kinerja bahan bakar, baik biofuel maupun minyak jet.
Pada ketinggian 25.000 kaki atau 7.600 meter, pilot Kapten David Morgan mematikan pompa bahan bakar untuk mengetahui kebasahan guna meyakinkan bahwa campuran bahan bakar itu tetap mengalir ke mesin.

Senin, 29 Desember 2008

GRATIS BUKU DAN VCD PEMBUATAN BIOETHANOL !! INDONESIA

dapatkan vcd dan buku materi pembuatan bioethanol lengkap, hubungi segera 021-33166675, gratisss!!!